kau tak pernah gagal membuatku terpaku
walau kau tak mencapai diriku
namun bisa kau ukirkan senyuman semula diwajahku
meredakan hati yang dipukul ombak pilu
ku bisa lihat dirimu setiap detik setiap waktu
walau begitu tidak hadir jemu
dengan pancaindera ku tatap keindahan
hingga basah lidah memuji tuhan
siangnya tiba memancar cahaya
menjadi memori indah para pencintanya
dikala malam ia menjelma
dengan gitar dan sebatang pena
menjadi ilham puisi cinta